20 Mei 2014

-

Penilaian Lomba Sekolah

-

Penilaian Tingkat Nasional

-

Pembicara Pada Acara Dialog Nasional

-

Acara Puncak Peringatan BBGRM XI & HKG-PKK Ke 42

-

Memberikan Ceramah pada Diklat Kepemimpinan Tk. III di Pusdiklat Regional Bukittinggi

» agenda lainnya

Kamis, 23 Oktober 2014 / 28 Zulhijjah 1435 H
Berita Detil

Kamis, 19/04/2012  16:03 WIB

14 Siswa Ikuti FLS2N Tingkat Agam

 

Sebanyak 14 siswa mengikuti Festival Lomba Seni Nasional Sekolah Dasar (FLS2N) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Agam.
Kabid Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam Yunaidi mengatakan, 14 orang peserta terdiri dari 9 orang laki-laki dan 5 orang perempuan.
"Semuanya bergerak dibidang kerajinan rotan dan dua peserta yang mengikuti lomba dengan memakai bahan bambu untuk keranjang," katanya.
Dikatakan Yunaidi, saat memantau kelokasi lomba kriya anyaman atau kerajinan tangan mempunyai aspek keindahan juga menekankan aspek kegunaan atau fungsi praktis.
Ditambahkannya, lomba kerajinan tangan hendaknya dimasukkan dalam kegiatan sekolah dan terus dikembangkan melalui lomba. Sebab dengan mengadakan lomba merupakan sasaran arah yang dituju dari suatu kegiatan disamping memasyarakatkan keterampilan dan kerajinan yang ada di kecamatan masing-masing. Apalagi kabupaten Agam dengan berbagai advokasi keterampilan daerahnya masing-masing.
Dari hasil lomba kerajinan yang diikuti 14 peserta berlangsung di SD Negeri 63 Surabayo dapat dinilai dan hasilnya dapat berfungsi sebagai benda pemakai, benda hias, dan juga dapat sebagai benda mainan. Yang akhirnya pemanenang lomba dapat mewakili Agam ke tingkat provinsi dan kalau perlu maju terus sampai ketingkat nasional.
Sumber : bagia Humas Setda Agam

Sebanyak 14 siswa mengikuti Festival Lomba Seni Nasional Sekolah Dasar (FLS2N) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Agam.


Kabid Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam Yunaidi mengatakan, 14 orang peserta terdiri dari 9 orang laki-laki dan 5 orang perempuan.
"Semuanya bergerak dibidang kerajinan rotan dan dua peserta yang mengikuti lomba dengan memakai bahan bambu untuk keranjang," katanya.


Dikatakan Yunaidi, saat memantau kelokasi lomba kriya anyaman atau kerajinan tangan mempunyai aspek keindahan juga menekankan aspek kegunaan atau fungsi praktis.
Ditambahkannya, lomba kerajinan tangan hendaknya dimasukkan dalam kegiatan sekolah dan terus dikembangkan melalui lomba. Sebab dengan mengadakan lomba merupakan sasaran arah yang dituju dari suatu kegiatan disamping memasyarakatkan keterampilan dan kerajinan yang ada di kecamatan masing-masing. Apalagi kabupaten Agam dengan berbagai advokasi keterampilan daerahnya masing-masing.


Dari hasil lomba kerajinan yang diikuti 14 peserta berlangsung di SD Negeri 63 Surabayo dapat dinilai dan hasilnya dapat berfungsi sebagai benda pemakai, benda hias, dan juga dapat sebagai benda mainan. Yang akhirnya pemanenang lomba dapat mewakili Agam ke tingkat provinsi dan kalau perlu maju terus sampai ketingkat nasional.


Sumber : bagia Humas Setda Agam

 

 Disajikan Oleh : Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: