29 April 2017

-

Pembukaan Acara khatam Al-Quran MDTA Masjid Safinatullah

-

Memberikan Sambutan pada Acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ranah Parit Putus Agam

-

Menghadiri Acara Memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H/2017 M Masjid Syuhada Lapau Talang

» jadwal kegiatan lainnya

Senin, 01 Mei 2017 / 4 Sya'ban 1438 H
Berita Detil

Kamis, 01/12/2016  13:36 WIB

Tanamilah Dipekarangan Kantor Tanaman Yang Berguna

Bupati Agam Indra Catri meminta warga tidak pernah putus asa dalam menanam tanaman, terutama tanaman produktif. Bila mati sepuluh, tanam dua puluh. 

"Bila masih mati yang dua puluh itu, tanam empat puluh sebagai gantinya," kata Indra Catri ketika melakukan pemeriksaan tanaman yang ditanam di sekitar perkantoran dan bangunan pemerintah di Lubuk Basung, Rabu (30/11). Hadir saat itu Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Agam, Ir. Yulnasri, MM, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Agam, Ir. Afdhal, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Agam, Ermanto, S.Pi, M.Si.

 

Kepada pegawai, bupati juga meminta agar disetiap pekarangan kantor, ditanami tanaman yang berguna. Di samping pohon penghijauan, juga perlu ditanam tanaman buah-buahan, seperti mangga, rambutan, dan juga perlu ditanami tanaman yang cepat menghasilkan, seperti pepaya.

 

Bupati juga mengingatkan, agar tanaman yang kurang bagus pertumbuhannya, atau kurang bagus buahnya, agar dibongkar saja. Tidak ada gunanya memelihara tanaman yang kurang bagus.

 

Carang (cabang yang disebut tunas air) pohon mangga di pekarangan kantor bupati, juga diminta untuk dipangkas, karena carang tersebut tidak akan menghasilkan, malah akan menghabiskan makanan yang ada di pohon tersebut.

 

Bupati juga meminta agar tanaman ditanam menurut kelompoknya, seperti lengkeng ditanam dalam kelompoknya, tidak dicampur dengan tanaman lain. Dengan demikian akan terlihat indah. Ia berharap, nantinya ada kelompok mangga, lengkeng, rambutan, sirsak, dan jenis lainnya yang ditata seindah mungkin. Dengan demikian kelompok tanaman itu terlihat sekaligus sebagai tanaman yang memperindah Kota Lubuk Basung.

 

Di pekarangan lapangan tenis, beberapa batang pohon pepaya dibongkar, karena dinilai tidak akan menghasilkan buah yang bagus.

 

"Pohon pepaya yang buahnya seperti itu, mesti dibongkar dan diganti dengan yang bagus," ujarnya, sambil menunjuk pada pohon pepaya yang dimaksudkannya.

 

Begitu juga tanaman pepaya di pinggir jalan depan rumah dinas bupati. Pohon yang mulai berbuah itu disuruh bongkar, dan diganti dengan yang lebih baik.

 

Indra Catri  meminta kepala dinas yang mendampinginya, untuk tidak segan-segan membongkar tanaman yang kurang bagus. Tanaman itu mesti diganti dengan yang lebih bagus.

 

Kepada masyarakat daerah itu, Indra Catri mengharapkan agar menanami lahan kosong dengan tanaman bermanfaat. Jangan membiarkan lahan mereka menjadi membelukar, karena bisa menjadi sarang tikus, dan hewan liar lainnya.

 

"Tanami lahan, termasuk lahan pekarangan dengan tanaman bermanfaat. Pelihara dan pupuk tanaman itu, maka ia akan membalas dengan buah atau hasil yang membahagiakan," ujarnya pula.

 

Bupati berharap, tanaman yang ditanam di lingkungan perkantoran pemerintah, maupun di kawasan pekarangan rumah dinas Bupati Agam, menjadi contoh bagi warga, sehingga mereka tergerak hatinya untuk menanami lahan milik mereka dengan tanaman yang dirasa menguntungkan.

 Disajikan Oleh : Bagian Hubungan Masyarakat
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: