Selasa, 24 Januari 2017 / 25 Rabiul Akhir 1438 H
Berita Detil

Kamis, 01/12/2016  13:38 WIB

Cetak Sawah Baru Seluas 59 Hektar Di Lubuk Basung Berjalan Lancar

Cetak sawah baru yang berada di dua lahan milik kelompok tani di Kecamatan Lubuk Basung seluas 19 hektar dan Tanjung Mutiara seluas 40 hektar berjalan sukses dan hampir terealisasi 100 persen selesai.

 

"Setelah kita lihat dari dekat di lokasi cetak sawah baru di Kecamatan Tanjung Mutiara telah memperlihatkan hasil yang memuaskan setiap tanaman padi telah mulai mengeluarkan butiran padi," kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (Dispertahornak) Kabupaten Agam Afdhal didampingi Kabid Penyediaan Lahan dan Alsintan pada I Gede Nyoman di Lubuk Basung. Kamis (1/12).

 

Ia menjelaskan, kabupaten Agam pada tahun 2016 ini mendapat alokasi cetak sawah seluas 59 Ha, berlokasi di Kelompok Tani (Keltan) Bina Usaha Jorong Siguhung di Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung seluas 19 Ha dan di Kelompok Tani (Keltan) Mutiara Antokan Jorong Muaro Putuih Nagari Tiku V Jorong Tanjung Mutiara seluas 40 Ha. 

 

Saat ini tentunya sangat bersyukur, karena mempunyai alternatif usaha tani yang lebih luas, disamping sebagai nelayan, perkebunan kelapa sawit juga telah bisa melaksanakan usaha tani padi. "Mari kita berikan motivasi dan dukungan kepada petani untuk meningkatkan pendapatannya." katanya 

 

Disamping ini juga merupakan Upaya Khusus (UPSUS) peningkatan produksi padi yang ditempuh melalui program perluasan areal sawah/cetak sawah baru.

 

Menurutnya, jika areal persawahan telah jadi, penanaman dan penebaran benih melibatkan kelompok tani dan hasilnya untuk lima musim tanam diperkirakan baru mencapai 2 sampai 3 ton perhektar dan jika telah 2 tahun hasil bisa mencapai 5 ton perhektar. 

 

"Kita menginginkan target produksi padi Kabupaten Agam dapat meningkat setiap tahunnya," harapnya. 

 

Sementara itu, target luas panen padi di daerah ini pada tahun 2015 sebanyak 59.060 hektare yang tersebar di 16 kecamatan se Kabupaten Agam. 

 

"Dari 59.060 hektare luas panen ini, target produksi sekitar 342.997 ton gabah kering giling," katanya.

 

Setiap tahun gabah kering giling di Kabupaten Agam mengalami peningkatan. Pada 2011 produksi gabah kering giling sebanyak 298.223 ton dengan luas panen 55.677 hektare, pada 2012 sebanyak 310.020 ton dengan luas panen sebanyak 56.989 hektare.

 

Sedangkan pada 2013 sebanyak 321.445 ton dengan luas panen sebanyak 57.893 hektare dan pada 2014 sebanyak 331.904 ton dengan luas panen sebanyak 58.473 hektare.

 Disajikan Oleh : Bagian Hubungan Masyarakat
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: