26 Maret 2017

-

Menghadiri Acara Gerakan Ekonomi Budaya Minang (GEBU Minang) dalam rangkat Memperingati HUT IKMR Duri Mandau ke 17 Thn

-

Menghadiri Acara Pagelaran Sumarak Tradisi Pandeka Nagari Kamang Mudiak

-

Membuka Acara Khatam Al-Qur’an MDTA Plus SDN 27 Gadut

» jadwal kegiatan lainnya

Rabu, 29 Maret 2017 / 1 Rajab 1438 H
Berita Detil

Kamis, 22/12/2016  13:09 WIB

RRI Pro 1 Siaran Langsung Di Agam

RRIPro1SiaranLangsungDiAgam

Salah satu program unggulan RRI Pro 1 Bukittinggi Kurenah Kito, tayang setiap Rabu jam 14.30 – 15.30 WIB mengambil tempat siaran di Kantor Bupati Agam, Rabu (21/12).

 

Kurenah Kito dipandu Mak Lembang mengantarkan dialog secara ringan dan santai namun tetap mengacu pada tujuan memberi informasi yang bermanfaat kepada masyarakat luas.

 

Tema yang diangkat yaitu tentang kepariwisataan yang ada di Kabupaten Agam. Bertindak sebagai narasumber Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Agam Isman Imran, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Agam Hadi Suryadi, Ketua LKAAM Agam Yul Arnis Dt Maleka Nan Tinggi, Wali Nagari Koto Malintang Nazirudin.

 

Isman Imran memberi apesiasi program RRI yang turut membantu memberi informasi langsung kepada masyarakat. Tema dalam siaran ini mengenai kepariwisataan, dengan teman ini bisa membuat masyarakat luas mengetahui tentang wisata yang ada di Kabupaten Agam.

 

“Banyak objek wisata di Agam yang akan dibangun. Agam punya danau, gunung, pantai dan lainnya untuk mensejahterakan masyarakat,” kata Isman.

 

Dikatakan Isman Imran, pada 2017 Pemkab Agam akan bangun satu juta jenjang untuk meningkatkan marwah wisata dan menanam pohon pelindung di pinggir kiri kanan jenjang tersebut serta meningkatkan sarana dan prasarana wisata.

 

“Agam memiliki pesona yang beragam, apa yang ada di daerah lain, di Agam juga ada dan untuk mempromosikan wisata ini sudah dilakukan berbagai cara, salah satunya melalui media sosial dan termasuk melalui uda uni duta wisata Kabupaten Agam tahun 2016 melalui tiga bahasa yang dikuasainya yaitu, Jepang, Inggris dan Jerman," katanya.

 

Menurut Kepala Disbudpar Kabupaten Agam Hadi Suryadi, dengan tiga bahasa yang dikuasai uda uni duta wisata tersebut, bisa menarik wisatawan untuk berkunjung ke Agam, sehingga wisata di Agam jadi ramai pengunjung.

 

Sebelum mempromosikan wisata, juga perlunya dilakukan penyiapan atau mambangun sarana dan prasarana serta pelaku  wisatanya. Sebab, jika sarana dan prasarana tidak lengkap, maka besar kemungkinan wisatawan merasa tidak betah untuk berkunjung, begitu juga dengan pelaku wisatanya.

 

“Kita juga lakukan gerakan wisata nagari, sebab, dinagari yang ada di Kabupaten Agam hampir semuanya mempunyai objek wisata dan dikondisikan setiap nagari itu dididik untuk membina wisata di nagarinya itu,” terang Hadi.


Wali Nagari Koto Malintang Nazirudin, mengatakan, di Koto Malintang memiliki wisata Muko-muko, Aia Tigo Raso dan lainnya. Selanjutnya disitu juga dibentuk program hutan wisata dan seluruh ulayat siap jadikan hutannya jadi hutan wisata.

 Disajikan Oleh : Bagian Hubungan Masyarakat
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: