31 Agustus 2017

-

Temu Ramah dan Silaturrahmi dengan Perantau Palembayan ( Malaysia & Indonesia) dengan Tema “ Mampaharek Silaturahmi antaro rantau jo kampuang halaman”

-

Melepas Pawai Takbiran dalam Rangka Menyambut dan Memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1438 H/2017 M

» jadwal kegiatan lainnya

Jum'at, 24 November 2017 / 5 Rabiul Awwal 1439 H
Berita Detil

Selasa, 12/09/2017  10:34 WIB

Kemenko Perekonomian Republik Indonesia Siap Dukung Save Manijau

KemenkoPerekonomianRepublikIndonesiaSiapDukungSaveManijau

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia menyatakan siap membantu, dan komit mendukung program penyelamatan "Save Maninjau".

 

Demikian disampaikan Deputi Bidang Pelestarian Lingkungan Hidup Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dida Gardera, saat melakukan kunjungan lapangan ke Danau Maninjau, guna melihat langsung kondisi danau, Jumat (8/9).

 

Tidak tanggung-tanggung, pihaknya membawa empat kementerian lainnya di bawah Kemenko Perekonomian, yaitu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pekerjaan Umum, dan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia).

 

Dida Gardera menyatakan, pihaknya datang ke Agam dalam rangka Save Maninjau dengan komitmen  mengembalikan kondisi Danau Maninjau seperti semula, tanpa mematikan mata pencarian masyarakat.

 

"Ini bentuk perhatian dan komitmen kita bersama agar danau maninjau pulih seperti semula. Karena, Danau Maninjau merupakan satu dari 15 danau prioritas di Indonesia," ujarnya.

 

Ia menilai, Danau Maninjau memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri dibanding danau lainnya. Pasalnya, di samping danau sebagai aspek pariwisata dan memiliki spesies ikan yang langka, danau juga difungsikan sebagai kelangsungan hidup masyarakat setempat. Seperti petani Keramba Jala Apung (KJA), yang merupakan mayoritas mata pencarian masyarakat danau.

 

Akibat terlalu banyaknya jumlah KJA, akibatnya merusak lingkungan dan perairan danau, disebabkan pengendapan sisa pakan ikan.

 

"Tentu ini menjadi dilema dan tantangan bagi kita semua. Apalagi dengan jumlah KJA yang masih banyak. Namun, kita yakini bahwa Save Maninjau bisa dilakukan tanpa mematikan mata pencarian masyarakat," ujarnya pula.

 

Wabup Agam Trinda Farhan Satria memaparkan masalah dan kondisi Danau Maninjau saat ini

Dida Gardera meyakini, melalui pembinaan secara edukatif kepada masyarakat, secara perlahan akan bisa menerima dan memahaminya. Salah satunya, mengajak petani perairan menjadi petani darat, seperti mina padi dan lainnya.

 

Hal senada juga katakan Dirut Pengendalian Kerusakan Perairan Darat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hermono Sigit. "Setelah dilakukan kunjungan lapangan ini, kita akan lakukan aksi nyata. Tidak ada lagi rapat dan rapat. Karena, kondisi danau saat ini sangat mengkhawatirkan," ujarnya bertegas-tegas.

 

Bersama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), pihaknya menyatakan siap untuk membantu sesuai bidangnya masing-masing terhadap penyelamatan Danau Maninjau, sehingga kelangsungan danau sebagai aspek kehidupan masyarakat bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan.

 

Terkait kunjungan itu, Wakil Bupati Agam Trinda Farhan mengatakan pihaknya berharap Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait bisa membantu program Save Maninjau, sehingga dengan tanggung jawab bersama itu akan terlihat aksi nyata dari program Save Maninjau.

 

"Terima kasih atas kunjungan dari Kemenko Perekomonian bersama jajaran kementerian lainnya. Semoga ini menjadi langkah awal kita dalam menyatukan persepsi demi kelangsungan danau maninjau lebih baik lagi," ujarnya.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: