31 Agustus 2017

-

Temu Ramah dan Silaturrahmi dengan Perantau Palembayan ( Malaysia & Indonesia) dengan Tema “ Mampaharek Silaturahmi antaro rantau jo kampuang halaman”

-

Melepas Pawai Takbiran dalam Rangka Menyambut dan Memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1438 H/2017 M

» jadwal kegiatan lainnya

Rabu, 22 November 2017 / 3 Rabiul Awwal 1439 H
Berita Detil

Jumat, 20/10/2017  16:11 WIB

Ribuan Petani Maninjau Peringati Hari Pangan Sedunia ke 37

festivalkirappetanitanjungraya

Ribuan petani di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, memadati jalan utama Maninjau - Bukittinggi guna mengikuti pawai alegoris, dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke--37 tahun 2017, di Nagari Maninjau, Kamis (19/10).

Pada saat itu, terlihat petani begitu semangat mengikuti pawai tersebut, bahkan berbagai macam sampel hasil pertaniannya, dan peralatan pertanian diperagakan, dalam menyukseskan kegiatan itu sambil melantunkan yel-yelnya masing-masing.

Kegiatan yang akan dijadikan agenda tahunan di Kecamatan Tanjung Raya tersebut, dihadiri Camat Tanjung Raya Handria Asmi, Wali Nagari se- Tanjung Raya, UPT Pertanian, Penyuluh, Forkopimcam, dan unsur lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Handria Asmi mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka memeriahkan Hari Pengan Sedunia ke- 37, dan sekaligus bentuk partisipasi kecamatan dalam mendukung program Bupati Agam H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah, yaitu Agam Menyemai.

"Sejauh ini, Program Agam Menyemai terbukti mampu menjadi penunjang perekonomian masyarakat, seperti meningkatnya hasil pertanian mereka setiap panen. Bahkan pameo nan dilaman untuak di makan, nan di parak baok kapakan, terus di implementasikan masyarakat," kata Handria

Lebih lanjut Handria menyebutkan, peserta pawai merupakan petani yang tergabung kelompok tani di Kecamatan Tanjung Raya, sekolah ,dan group kesenian tambua tansa, di salingka Danau Maninjau. Ini sebagai upaya mengangkat marwah petani, di mana petani merupakan tulang punggung bagi bangsa ini.

"Kita makan dari hasil pertanian, jadi kita patut bangga pada petani, dan menganjungkannya. Kita mengakui petani merupakan sosok yang hebat, dan jangan sampai malu menjadi petani, tetapi berbanggalah menjadi sosok yang hebat," ujarnya pula.

Lebih lanjut camat mengatakan, kegiatan tersebut terselenggara berkat kerjasama yang baik antara petani dengan penyuluh, sehingga petani yang mengikuitinya membludak sampai memadati jalan utama di Tanjung Raya.

"Kami bangga jadi anak petani, kami bangga jadi petani," ujar camat menirukan teriakan para petani saat itu.

Menurut camat, di samping memeriahkan hari pangan sedunia, moment tersebut diambil sebagai memotivasi para petani yang masih membuka usaha di danau, untuk mengalihkan usahanya ke darat, sehingga program Save Maninjau bisa diwujudkan. (amc)

 Disajikan Oleh : Bagian Hubungan Masyarakat
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: