Sabtu, 24 Februari 2018 / 8 Jumadil Akhir 1439 H
Berita Detil

Senin, 12/02/2018  15:39 WIB

Frandika Warga Padang Lua Dapat Bantuan Membeli Kaki Palsu

FrandikaWargaPadangLuaDapatBantuanMembeliKakiPalsu

Frandika Saputra (18), warga Durian Simpang Parabek, Nagari Padang Lua, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, mendapat bantuan sebesar Rp25 juta, untuk membeli kaki palsu. 

Di mana, tahun 2017, Frandika diserang penyakit tumor ganas di bagian kaki, sehingga kakinya terpaksa diamputasi.

"Bantuan tersebut, diserahkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaen Agam, sebesar Rp15 juta, dan dukungan dari nagari dan masyarakat sebesar Rp10 juta, di Klinik Daffa Umanity Bukittinggi, Kamis (8/2)," ujar Anggota Baznas Agam, Dodi Mulya Putra di Lubuk Basung, Jum'at (9/2).

Dikatakan Dodi, Frandika yang akrab dipanggil Dika itu terlihat gembira atas bantuan yang diberikan. "Alhamdulillah saya kembali mempunyai kaki, meskipun kaki palsu"," ujar Dodi  menirukan ucapan Dika.

Anak sulung pasangan dari Marzuki (48), dan Fitriawati (38) itu, diamputasi sejak tahun 2017, akibat diserang penyakit tumor ganas. Berkat kesabaran dan ketabahan yang di jalaninya, Dika sudah bisa kembali memiliki kaki, meskipun kaki palsu.

"Kaki palsu itu sudah lama kita pesan di Klinik Daffa Umanity Bukittinggi, awalnya seharga Rp100 juta lebih, karena Dika berasal dari keluarga kurang mampu, maka klinik memberikan pertolongan penurunan harga, sehingga harganya ditetapkan sebesar Rp25 juta," ujarnya.

Sementara itu, Fitriawati yang merupakan Ibu kandung Frandika, yang sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga, merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan untuk anak sulungnya. "Awalnya Dika sangat terpuruk, karena harus kehilangan kakinya, dan saat ini anak kami sudah terlihat riang kembali, setelah mendapatkan bantuan dari Baznas, dan masyarakat Banuhampu," ujarnya.

Sedangkan, Ketua Baznas Agam Ir. Eldi Zein mengatakan, bantuan itu disalurkan berkat Allah SWT, yang telah melapangkan rizki kepada umatnya, sehingga para muzaki mengumpulkan zakat memalui Baznas Agam, sekaligus mempercayakan mengelola zakat tersebut, untuk disalurkan kepada yang berhak menerimanya.

"Mudah-mudahan, dengan bantuan itu Frandika tidak bersedih lagi, dan kembali bersemangat seperti semula," harapnya.

Di samping itu, Eldi Zein mengharapkan, agar kedepan semakin banyak muzaki berzakat memalui Bazans Agam, agar semakin banyak pula mustahik yang bisa dibantu.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: