29 April 2017

-

Pembukaan Acara khatam Al-Quran MDTA Masjid Safinatullah

-

Memberikan Sambutan pada Acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ranah Parit Putus Agam

-

Menghadiri Acara Memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H/2017 M Masjid Syuhada Lapau Talang

» jadwal kegiatan lainnya

Senin, 01 Mei 2017 / 4 Sya'ban 1438 H
Gelora Agam
WC Bersih Agam

I. Pendahuluan

1.1. Pengertian WC

WC (Water Closed) adalah fasilitas pembuangan kotoran manusia yang terdiri dari tempat  jongkok atau tempat duduk dengan leher angsa, tangki penampungan tinja (Septic tank) dan tersedia air bersih untuk membersihkannya.

 

1.2. Kenapa WC bersih  itu penting ?

WC merupakan kebutuhan dasar manusia, minimal 6 kali setiap hari orang menggunakan untuk buang air besar atau buang air kecil. Apa jadinya kalau kita berada di suatu tempat tidak tersedia WC atau WC nya jorok, tentu kita tidak akan betah berlama lama disana. Disamping itu WC yang memenuhi syarat kesehatan sangat berguna untuk menjaga lingkungan tetap sehat, tidak mencemari sumber air bersih, dan tidak menjadi sumber berkembang biaknya lalat yang menjadi vektor penularan bibit penyakit.

WC yang bersih juga bisa dijadikan ukuran kebersihan individu atau suatu tempat, artinya apabila WC nya bersih dapat dipastikan bahwa individunya atau ruangan lainnya di tempat tersebut juga bersih dan terpelihara. Sifat pribadi seseorang dapat dilihat dari kebersihan WC di rumahnya.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Bank Dunia, sanitasi yang buruk termasuk WC yang  jorok berperan terhadap kemajuan perekonomian, Hal ini sudah dibuktikan di Cina yang pernah terkenal sebagai negara dengan WC/toilet umum paling kotor. Setelah Pemerintah Cina mengeluarkan Undang-undang tentang kebersihan pada tahun 1994  maka keadaan WC /toilet umum menjadi membaik dan berdampak terhadap peningkatan jumlah wisatawan asing datang ke negara Cina sehingga meningkatkan perekonomiannya.

Kebersihan toilet juga menunjukan budaya kebersihan di suatu bangsa. Maka tidak aneh jika ada Asosiasi Toilet Dunia atau World Toilet Organization (WTO) yang selalu mengadakan pertemuan  setahun sekali pada hari toilet sedunia tanggal 19 November.

 

1.3. WC yang memenuhi syarat kesehatan.

1. Terbuat dari bahan yang tahan lama, tidak rawan kecelakaan

2. Dudukan / tempat jongkok menggunakan leher angsa

3. Lantai tidak licin

4. Tersedia air yang cukup untuk menyiram  / mengelontor kotoran

5. Mempunyai ventilasi dan pencahayaan yang cukup

6. Harus mempunyai septik tank yang tertutup dan jaraknya minimal 10 meter dari sumber air

7. Dilengkapi dengan sabun (sabun cair) untuk cuci tangan setelah buang air besar

 

1.4. Kondisi WC Saat Ini

Kondisi saat ini berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007 baru 69,3% masyarakat Kabupaten Agam yang sudah buang air besar ke WC yang memenuhi syarat kesehatan. Sisanya 30,7% masih buang air besar ke kolam, selokan, sungai, semak-semak dan lain lain tempat yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Kalau kita lihat lagi kondisi di dunia, sekitar 2,6 milyar jiwa dari penduduk dunia (6.775.235.700. jiwa) tidak memiliki akses ke WC yang memenuhi syarat kesehatan. Dari jumlah itu sebagian besar ada di Negara-negara Asia dan Afrika.

 

II. Tujuan Gerakan WC bersih

Gerakan WC bersih adalah suatu gerakan bersama  antara  masyarakat, pemerintah dan dunia usaha serta seluruh komponen di Kabupaten Agam untuk meningkatkan akses penduduk terhadap WC yang memenuhi syarat kesehatan dan bersih.

 

2.1. Tujuan Umum :

Meningkatnya jumlah penduduk yang menggunakan WC yang memenuhi syarat kesehatan dan bersih menjadi 75% pada tahun 2015.

 

2.2. Tujuan Khusus

1. Meningkatnya jumlah rumah tangga yang mempunyai WC memenuhi syarat kesehatan dan bersih (70% pada tahun 2015).

2. Meningkatnya jumlah sarana ibadah yang mempunyai WC memenuhi syarat kesehatan dan bersih (60% pada tahun 2015).

3. Meningkatnya jumlah sarana pendidikan yang mempunyai WC yang memenuhi syarat kesehatan dan bersih (90% pada tahun 2015)

4. Setiap perkantoran mempunyai WC yang memenuhi syarat kesehatan dan bersih pada tahun 2013.

5. Meningkatnya jumlah sarana umum  (Pasar,terminal,objek wisata) mempunyai WC yang memenuhi syarat kesehatan dan bersih (70% pada tahun 2015).

 

III. Sasaran Gerakan WC Bersih

Adapun sasaran gerakan WC bersih adalah :

1. Individu

2. Rumah tangga.

3. Sarana pendidikan.

4. Sarana ibadah.

5. Sarana perkantoran.

6. Tempat-tempat umum (pasar, terminal, objek wisata)

 

IV. Strategi Gerakan WC Bersih

1. Sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya WC bersih yang memenuhi syarat kesehatan  melalui program PHBS;

2. Optimalisasi peran individu dan SKPD yang berhubungan dengan WC bersih dan sehat.

3. Mengoptimalkan Program Upaya Kesehatan Sekolah (UKS)

4. Mengoptimalkan Gerakan Thaharah Masjid

5. Meningkatkan kepedulian PNS tentang WC bersih di perkantoran

6. Menyediakan dan memelihara WC pada fasilitas umum

 

V. Kegiatan Gerakan WC Bersih

5.1. Sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya WC bersih yang memenuhi syarat kesehatan  melalui program PHBS

1. Membuat baliho, spanduk, liflet, himbauan tentang WC bersih.

2. Melakukan penyuluhan di puskesmas, pustu,poskesri dan posyandu

3. Melakukan penyuluhan melalui radio.

4. Mengembangkan kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat(STBM)

5. Mengembangkan program rumah sehat.

6. Membersihkan WC di rumah masing-masing minimal sekali 3 hari.

7. Mencuci tangan pakai sabun setiap sesudah buang air besar.

 

5.2. Optimalisasi Peran Individu dan SKPD terkait Dalam Kegiatan WC bersih dan sehat.

5.2.1. Individu

1. Selalu membiasakan diri buang air besar WC dan tidak lagi Buang air besar di sembarang tempat (Sungai, Selokan, Kolam, semak-semak, dll).

2. Menjaga kebersihan WC, baik WC umum atau terutama WC sendiri di rumah.

3. Menjadikan kebersihan itu terutama kebersihan WC merupakan budaya atau kewajiban yang harus dilaksanakan.

4. Jadikan kamar mandi dan wc menjadi hal yang menarik sehingga kita betah untuk menggunakannya.

5. Ajak teman dan keluarga untuk membersihkan kamar mandi dan wc 2 x seminggu.

6. Ajak teman / keluarga mempraktekkan bagaimana menyiram wc sampai bersih setelah kita melakukan buang air besar dan kecil.

7. Ceritakan kepada teman / keluarga kegunaan dari anti septik untuk menghilangkan kotoran dan bau.

8. Berikan sedikit sentuhan seni dan keharuman didalam kamar mandi dan WC sehingga memberikan aroma terapi yang bisa membuat rasa nyaman.

9. Undang teman untuk melihat kamar mandi dan WC kerumah masing-masing secara bergantian.

10. Bersama teman dan keluarga bermain tebak-tebakan alat-alat kebersihan, sambil menikmati makanan ringan

 

5.2.2. Rumah Tangga / Keluarga

Dalam Gerakan WC Bersih ini, Rumah tangga / Keluarga bertanggung jawab atau mempunyai peranan sebagai berikut:

1. Dorong anak-anak untuk membantu membersihkan, dan membeli peralatan kebersihan, sehingga mereka mempunyai rasa memiliki WC yang bersih.

2. Ajak tetangga untuk memberikan penilaian terhadap kamar mandi dan WC yang paling bersih dan kita berikan penghargaan sehingga mereka akan terpicu untuk membersihkan WC mereka

3. Biarkan anak-anak untuk menyelidiki, kenapa WC yang berbau dan bagaiman kita harus membersihkan WC, sehingga mereka paham begitu pentingnya WC bersih bagi kita semua

4. Berikan kenyamanan terhadap keluarga dan rasa aromaterapi bagi pengguna kamar mandi dan WC, sehingga memberikan rasa nyaman pada diri kita.

5. Jadikan WC tempat yang menarik bagi anak-anak dengan menempelkan gambar-gambar serta ejaan.

6. Ajak anak bercerita, betapa pentingnya kita mempunyai WC yang bersih sehingga terhindar dari penyakit.

7. Mainkan permainan tebak-tebakan dengan anggota keluarga tentang nama-nama alat-alat kebersihan sehingga anak-anak menjadi tahu nama-nama alat kebersihan tersebut.

8. Jadikan WC tempat untuk anak-anak belajar membaca, sehingga mereka betah menggunakannya.

9. Undang tetangga untuk melihat betapa nyamannya apabila kita mempunyai WC yang bersih.

10. Berikan kenyamanan terhadap keluarga dan rasa aromaterapi bagi pengguna kamar mandi dan WC, sehngga memberikan rasa nyaman pada diri kita.

 

5.2.3. Instansi / Perkantoran

Dalam Gerakan WC Bersih ini, instansi dan perkantoran bertanggung jawab atau mempunyai peranan sebagai berikut:

1. Melaksanakan penyuluhan melalui media tentang WC bersih kepada sasaran.

2. Menyediakan WC bersih untuk setiap puskesmas, Pustu, Poskesri, Polindes dan Kantor Dinkes.

3. Meningkatkan kegiatan UKS

4. Menetapkan WC bersih sebagai syarat dalam perizinan IRT-P dan Rumah makan/Restoran.

5. Membentuk dan meningkatkan kegiatan SBH (Saka Bakti Husada).

6. Melaksanakan lomba WC bersih antar Kantor wali Nagari dan Wali Jorong.

7. Mengkaitkan syarat WC bersih dalam setiap pengurusan administrasi di kecamatan oleh masyarakat (IMB, KTP, dll)

8. Lomba K3 Kantor

9. Membuat WC untuk masyarakat yang dilayani pada RSUD.

10. Ajak perusahaan-perusahaan yang mendalami bidang alat-alat kebersihan untuk berperan serta dalam kampanye WC bersih, dengan memasang spanduk, baliho dan poster yang diletakan didepan pintu kantor, sehingga dapat dilihat dan dibaca bagi tamu yang datang.

 

5.2.4. Tokoh Masyarakat.

Dalam Gerakan WC Bersih ini, Tokoh Masyarakat bertanggung jawab atau mempunyai peranan sebagai berikut:

1. Melaksanakan penyuluhan secara langsung kepada sasaran ( masyarakat ).

2. Menghimbau masyarakat untuk membersihkan WC dirumah masing-masing, untuk upaya mencapai hidup sehat.

3. Memberikan ceramah kepada masyarakat, melalui radio lokal untuk melaksanakan WC bersih dirumah dan lingkungan sendiri.

4. Memsosialisasikan kepada masyarakat serta mengajak masyarakat untuk melaksanakan WC bersih.

5. Menjadi contoh atau tauladan bagi masyarakat dalam melaksanakan WC bersih.

6. Memberikan reward kepada masyarakat yang melakukan WC bersih di rumah masing-masing  secara berkala.

7. Mengadakan pertemuan dengan masyarakat, dan SKPD untuk pelaksanaan wc bersih

8. Bertekad bersama masyarakat menyediakan waktu untuk pelaksanaan WC bersih 1 x seminggu.

9. Bekerjasama dengan perusahaan yang ada di Kabupaten Agam, berperan serta dalam pembangunan WC bersih untuk masyarakat.

10. Membuat dan menyebarkan brosur tentang kesehatan khususnya tentang WC bersih.

 

5.2.5. Sekolah

Dalam Gerakan WC Bersih ini, Sekolah bertanggung jawab atau mempunyai peranan sebagai berikut :

1. Meningkatkan pembinaan dokter kecil dan Palang Merah Remaja.

2. Disetiap sekolah wajib mempunyai WC yang sehat dan bersih untuk murid dan guru

3. Kebutuhan WC pada sekolah adalah:

    a. Bagi murid Wanita: 1 WC maksimal untuk 25 orang

    b. Bagi murid pria : 1 WC maksimal untuk 40 orang

4. Guru berkewajiban menamamkan perilaku buang air besar/kecil di WC yang sehat dan bersih pada murid muridnya.

5. Kebersihan WC adalah tanggung jawab guru dan murid muridnya.

6. Salah satu indikator sekolah sehat adalah adanya WC yang sehat dan bersih dalam jumlah yang cukup.

7. Memberikan pengetahuan tentang pentingnya  WC yang memenuhi syarat kepada anak didik di sekolah dasar.

8. Pelatihan  dokter kecil di setiap sekolah dasar.

9. Lomba WC bersih antar sekolah

10. Pelatihan Guru Pembina UKS

11. Membersihkan WC sekolah oleh murid.

 

5.2.6. Masjid/Pengurus Masjid

Dalam Gerakan WC Bersih ini, Masjid / Pengurus bertanggung jawab atau mempunyai peranan sebagai berikut:

1. Lomba kebersihan Masjid.

2. Memperbanyak ceramah agama dengan tema Thaharah dan pentingnya WC bersih.

3. Gotong royong di Masjid secara berkala.

4. Meningkatkan kepedulian jemaah Masjid tentang pentingnya menjaga kebersihan WC Masjid dengan melakukan penyuluhan.

5. Memaksimalkankebutuhan air untuk kebersihan Masjid supaya mudah membersihkannya

6. Mengajak pengguna sarana Masjid untuk berperan dalam membersihkan lingkungan tempat berwudhuk dan WC bersih.

7. Mengkampnyekan WC bersih kepada lingkungan masyarakat Masjid.

8. Anak-anak TPA dan MDA, dilibatkan untuk ikut serta menjaga kebersihan tempat berwudhuk dan WC Masjid.

9. Menjelaskan kepada masyarakat akibat tempat whuduk dan WC kalau tidak bersih yang berdampak kepada kesehatan.

10. Membuat himbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan tempat whuduk dan WC Masjid.

 

5.2.7.  Pasar / Pengelola Pasar.

Dalam Gerakan WC Bersih ini, pasar/pengurus pasar bertanggung jawab atau mempunyai peranan sebagai berikut:

1. Melaksanakan penyuluhan secara langsung terhadap kepala pasar.

2. Melaksanakan penyuluhan melalui media terhadap pemilik kios dan masyarakat pengunjung pasar.

3. Penyediaan WC bersih di setiap pasar.

4. Memantau secara berkala kebersihan WC di pasar-pasar

5. Melaksanakan lomba WC bersih antar pasar.

6. Menerapkan pembiayaan swadaya untuk pemeliharaan dan  kebersihan MCK

7. Memberikan contoh yang baik saat menggunakan WC umum ditengah pasar seperti menyiram lantai yang kelihatan kotor.

8. Saat terjadi transaksi jual beli, memberitahu kepada pengunjung supaya mampir ke WC pasar.

9. Memberikan bantuan alat kebersihan kepada penjaga WC pasar untuk lebih meningkatkan kebersihan.

10. Mengingatkan kepada pengunjung pasar yang sedang menggunakan WC supaya lebih menjaga kebersihan 

 

5.2.8. Objek Wisata.

Dalam Gerakan WC Bersih ini, pasar/pengurus pasar bertanggung jawab atau mempunyai peranan sebagai berikut:

1. Penyuluhan secara langsung terhadap tokoh masyarakat  lokasi wisata.

2. Melakukan penyuluhan melalui media terhadap masyarakat dan wisatawan.

3. Penyediaan WC bersih di setiap lokasi wisata.

4. Memantau secara berkala kebersihan WC di seluruh lokasi-lokasi wisata.

5. Menerapkan pembiayaan swadaya untuk pemeliharaan dan kebersihan MCK.

6. Melaksanakan lomba WC bersih antar lokasi wisata

7. Menyediakan WC di restoran,rumah makan dan hotel di areal wisata.

8. Membuat pamflet yang mengkampanyekan kebersihan WC.

9. Mengajak masyarakat lingkungan objek wisata untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan WC.

10. Memenuhi kebutuhan air untuk WC di objek wisata dan melancarkan aliran limbah WC sehingga tidak meninggalkan bau yang tidak sedap.

 

TABEL : RENCANA KEGIATAN GERAKAN WC BERSIH

NO KEGIATAN LOKASI VOLUME WAKTU PENANGGUNG JAWAB
1 Sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya wc bersih yang memenuhi syarat kesehatan  melalui program PHBS
a Membuat baliho, spanduk, liflet, himbauan tentang WC bersih.
1 paket Juli dan Agst Dinkes,Puskesmas
b Melakukan penyuluhan di puskesmas, pustu, poskesri dan posyandu Puskesmas, pustu, poskesri, posyandu 2 x per lokasi Sesuai jadwal Dinkes, Puskesmas, Bidan Desa
c Melakukan penyuluhan melalui radio. Radio Pemda, Radio Pusk Biaro, Pusk Baso 1x seminggu Sesuai jadwal Dinkes, Puskesmas
d .Mengembangkan kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat(STBM) Jorong 2 Jorong per Nagari Th 2012 Dinkes, Puskesmas, Walinagari
e Mengembangkan  program rumah sehat. Jorong Nagari Th 2012 - 2014 Puskesmas, PKK,D asa Wisma, Keluarga
f Membersihkan WC di rumah  masing-masing minimal sekali 3 hari. Rumah Tangga Minimal sekali 3 hari Th 2011- 2015 Rumah tangga
g Mencuci tangan pakai sabun setiap sesudah buang air besar RT, Sekolah, Masjid, Kantor Selesai aktifitas Th 2011- 2015 Individu
2 Mengoptimalkan program Upaya Kesehatan Sekolah (UKS)
a Memberikan pengetahuan tentang pentingnya  WC yang memenuhi syarat kepada anak   didik di sekolah dasar Sekolah 1 x 3 bln 2011 s/d 2012 Dinkes, Puskesmas, Guru
b Pelatihan  dokter kecil di setiap sekolah dasar. Sekolah 1 x Setahun 2011 s/d 2012 Dinkes, Puskesmas, KPT Pendidikan
c Lomba WC bersih antar sekolah Sekolah 1 x setahun 2011 s/d 2015 Dinkes, Puskesmas, Guru
d Pelatihan Guru Pembina UKS Sekolah 1 x setahun 2011 s/d 2012 Diknas, Puskesmas
e Membersihkan WC sekolah Sekolah 1 x Seminggu 2011 s/d 2015 Murid sekolah
3 Mengoptimalkan Gerakan Thaharah Masjid Kemenag
a Pembinaan kepada pengurus Masjid tentang pentingnya kebersihan tempat berwuduk dan WC. Masjid 1 x 6 bulan 2011 s/d 2015 Kemenag, MUI
b Lomba kebersihan Masjid Masjid 1 x Setahun 2011 s/d 2015 Kemenag, Dinkes
c Memperbanyak ceramah agama dengan tema Thaharah dan pentingnya WC bersih Masjid 1 x Sebulan 2011 s/d 2015 Kemenag, MUI
d Gotong Royong di Masjid Masjid 1 x Sebulan 2011 s/d 2015 Jemaah, anak TPA
4 Meningkatkan kepedulian PNS tentang  WC Bersih di perkantoran.


Ka.SKPD
a Lomba K3 Kantor Kantor 1 x Setahun 2011 s/d 2015 Dinkes,Kesra
b Membuat WC untuk masyarakat yang dilayani RT 1 Paket 2011 s/d 2015 SKPD
5 Menyediakan dan memelihara WC pada fasilitas umum.
a Membuat dan memelihara WC di Pasar, tempat wisata, sarana olah raga dan sarana umum lainnya Sarana Umum 1 Paket 2011 s/d 2015 Dinas PU, Pariwisata, Disipora, Pengelola Tempat wisata
b Menyediakan WC yang bersih di setiap rumah makan, restoran dan hotel Sarana Pariwisata 1 Paket 2011 s/d 2015 Dunia usaha
c Mengelola retribusi WC di Pasar,tempat wisata dan sarana umum lainnya. Sarana Umum 1 Paket 2011 s/d 2015 DPPKA, Dunia Usaha







VI.    PEMBIAYAAN

Biaya dari kegiatan Gerakan WC Bersih ini berasal dari APBD Kabupaten Agam dan sumber dana  lain yang tidak mengikat sesuai ketentuan yang berlaku

 

VII.  PENUTUP 

7.1  Kesimpulan

Gerakan WC Bersih adalah suatu gerakan yang menuju Kabupaten Agam Sehat, dan sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam menanggulangi penyakit akibat dari ketidak bersihan kita semua.

 

7.2  Saran

 Diharapkan dengan adanya Gerakan WC Bersih seluruh komponen masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjada kebersihan terutama WC yang ada disekitar kita. Sehingga dapat terciptanyalingkungan yang sehat.